TATA CARA MANDI JANABAH (BESAR
/ WAJIB)
Oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairiy
1. Mandi wajib dimulai dengan mengucapkan bismillah, dan berniat untuk menghilangkan
hadast besar,(pembahasa
mengenai niat, harap baca: Penjelasan Hadist "Sesungguhnya
Amal Itu Tergantung Pada Niatnya..." Oleh Sheikh Muhammad Bin Shalih
Al-Utsaimin)
2. Membersihkan kedua telapak tangannya tiga kali,
kemudian bercebok.
3. Membersihkan kemaluannya, dan kotoran yang ada di
sekitarnya.
4. Berwudhu seperti halnya orang yang berwudhu
hendak shalat, kecuali kedua
kakinya. Namun boleh membersikan kedua kakinya ketika berwudhu atau
mengakhirkannya sampa selesai mandi.
5. Mencelupkan kedua telapak tangannya ke dalam air,
lalu menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dengan kedua telapak tangannya itu
kemudian membersihkan kepalanya dan kedua telinganya tiga kali dengan tiga
cidukan.
Note: Menyela pangkal rambut hanya khusus bagi
laki-laki. Bagi perempuan, cukup dengan mengguyurkan pada kepalanya tiga kali
guyuran, dan menggosoknya, tapi jangan mengurai/membuka rambutnya yang
dikepang, karena ada hadist yand diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ummu
Salamah yang bertanya kepada Rasulullah, “Aku bertanya, wahai Rasulullah!
Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya,
apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub (mandi besar)?” Maka
Rasulullah menjawab, “Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada
kepalamu tiga kali guyuran,” (HR At-TIrmidzi).
6. Mengguyur tubuhnya yang sebelah kanan dengan air,
membersihkannya dari atas sampai ke bawah, kemudian bagian yang kiri seperti
itu juga berturut-turut sambil membersihkan bagian-bagian yang tersembunyi
(pusar, bawah ketiak, lutut, dan lainnya).
Tata cara ini berdasarkan penuturan Aisyah Radhiyallahu Anha:
“Apabila Rasulullah hendak mandi junub (mandi
besar), beliau memulai dengan membasuh kedua tangannya sebelum memasukannya ke
dalam bejana. Kemudian beliau membasuh kemaluannya dan berwudhu seperti halnya
berwudhu untuk shalat. Setelah itu, beliau menuangkan air pada rambut
kepalanya, kemudian mengguyurkan air pada kepalanya tiga kali guyuran, kemudian
mengguyurkannya ke seluruh tubuhnya,” (HR At-Tirmidzi: 104, dan Abu
Daud: 243).
Wallahu’alam bish shawwab.
Baca Juga:
- Hal-hal yang Mengharuskan Mandi Junub (Mandi Wajib/ Mandi Besar)
- Wajib, Sunnah, dan Makruh dalam Tata Cara Mandi Junub (Mandi Besar)
- Hal-hal yang Dilarang ketika Junub (Berhadats Besar)
Baca Juga:
- Hal-hal yang Mengharuskan Mandi Junub (Mandi Wajib/ Mandi Besar)
- Wajib, Sunnah, dan Makruh dalam Tata Cara Mandi Junub (Mandi Besar)
- Hal-hal yang Dilarang ketika Junub (Berhadats Besar)

Assalamu'alaikum,
ReplyDeletePertama, terima kasih telah membantu syiar Islam dengan membuat situs ini.
Kedua, hanya saja, saya merasa keberatan jika antum memasang tulisan kami berjudul "Tata Cara Mandi Wajib" (yang berasal dari www.mukminun.com) ini ditayangkan di sini dengan tanpa menyertakan sumber tautan asli, yakni http://www.mukminun.com/2012/07/tata-cara-mandi-wajib-mandi-junubmandi.html.
Perlu diketahui bahwa pengkopian tulisan tersebut di situs ini membuat penurunan jumlah pengunjung di situs kami. Mohon bisa ditangani dengan sebaik-baiknya. Jazakumullah khairan katsira